Sampai saat ini saya masih berfikir, betapa beruntungnya ayah saya mendapatkan sosok wanita seperti ibu saya. Tidak ada maksud untuk sombong ataupun membela karena beliau adalah ibu saya sendiri. Tapi benar-benar dari pandangan saya secara objektif. Dalam hal keagamaan ibu saya alhamdulillah mendapatkan pendidikan agama yang baik, beliau pernah menimba ilmu di salah satu pesantren di jawa timur, lalu melanjutkan studi di IAIN Cirebon. Untuk kepribadian, ibu saya orang yang pendiam, beliau pernah bercerita pada saya bahwa ibu saya termasuk orang yang jauh dari lelaki. Tapi walaupun begitu dulu banyak sekali yang mndekati ibu saya, bahkan pernah diceritakan bahwa dlu ada yang selalu membantu ibu saya untuk mengerjakan pr nya tanpa beliau minta ketika kuliah, tapi ibu saya kurang peka ^^', ternyta baru tahu dari temannya kalau pria itu suka dengan ibu saya. Diceritakan pula pada kisah yang lain ada juga pria yang suka dengan ibu saya bahkan ketika sudah punya anak, anaknya dinamai dengan nama ibu saya, ibu saya kaget ketika mendengar cerita tsb, yang diceritakan oleh bude saya. Begitulah ibu, saya suka kepribadiannya. Diam, pemalu, jauh dari lelaki. Hingga pada suatu saat, *hingga sampai saat ini saya masih berfikir betapa beruntungnya ayah saya* haha
Akhirnya ibu saya jatuh hati dengan ayah saya yang baru bertemu & langsung bersilaturahmi ke rumah ibu saya. Tapi saya kira Allah menciptakan pasangan memang yang tidak jauh berbeda antara yang 1 dan yang lainnya, baik dari tingkat keimanan & lain-lainnya. Ibu saya sosok yang cantik. Ya cantik seperti namanya, Elok. Nama yang indah bukan?